Teknologi Kereta Api Gantung Schwebebahn Wuppertaler Di Jerman


Kali ini teknologi997 akan memperlihatkan info ihwal Teknologi Kereta Api Gantung Schwebebahn Wuppertaler Di Jerman.
Seperti yang kita ketahui negara jerman terkenal akan kemajuan teknologi nya.Contohnya saja kereta api gantung di kota Wuppertal. Di kota Wuppertal ini populer dengan sistem monorelnya dan merupakan yang tertua di dunia.Dibangun pada tahun 1900,di namakan dengan  Schwebebahn Wuppertaler (kereta mengambang) sudah beroperasi semenjak 1901.
Jikan anda ke Jerman terutama di kota Wuppertal ini anda akan mendapati kondisi jalan – jalan yang sempit dan padat. Selain itu juga berliku dan tidak datar.


Oleh lantaran itulah, biar lebih gampang dilalui dan tidak mengganggu sistem transportasi lainnya, Schwebebahn Wuppertaler inilah solusinya. Menggantung di atas rel dan berlari dengan kecepatan 60 km per jam dengan lintasan sebagian besar yaitu sungai.
Jika anda ingin mencoba Schwebebahn Wuppertaler maka Kereta gantung ini akan membawa anda sejauh kurang lebih 13,3 km dengan waktu tempuh antara 30 menit hingga 45 menit.Ada sekitar 20 terminal pemberhentian dengan jarak per 700 meter.

Sejarah Dari Kereta Gantung Wuppertaler

Desain monorel gantung yang dirancang untuk kota Wuppertal tiba dari insinyur Inggris Henry Palmer yang sudah menyusun planning untuk monorail gantung pada 1824. Insinyur Jerman Carl Eugen Langen akhirnya membangun dan menguji prototipe pertama untuk monorail gantung bermotor di Cologne pada tahun1880.
Pada tahun 1898, di bawah Wilhem Feldmann konstruksi awal monorel di Wuppertal dimulai. Dalam waktu tiga tahun sistem transportasi ini telah selesai dibangun dan dibuka untuk umum pada 1901. Transportasi ini segera dikenal sebagai “Wuppertaler Schwebebahn,” yang arti adalah “kereta mengambang.” Wuppertal menjadi modus baru transportasi perkotaan dan bahkan Kaisar Jerman William II ikut berpartisipasi dalam uji coba sistem monorel ini pada tanggal 24 Oktober , 1900.

Dengan sejarah yang begitu panjang dan Penuh dengan dongeng mulai dari bagaimana mereka tetap beroperasi di masa Perang Dunia I, hancur total di masa Perang Dunia II dengan kerusakan terparah pada tahun 1945, hingga berdiri lagi dan kejadian lucu lain mirip seekor anak gajah milik sirkus yang mengamuk di dalam kereta ini dan lalu menjatuhkan diri ke sungai tapi tetap selamat.

Keuntungan Sistem Kereta Monorel
Sejak tahun 1901, konsep monorel telah dikenal di seluruh dunia alasannya banyak keuntungan:
  1. Meminimalisir kebutuhan ruang horisontal dan vertikal,
  2. Biaya konstruksi yang lebih murah dibandingkan dengan sistem rel konvensional,
  3. Kurangnya polusi suara,
  4. Tidak mengganggu sistem transportasi yang lain.
 Namun, sayangnya monorel hanya mampu berjalan pada trek mereka sendiri, sehingga menciptakan kompatibilitas dengan infrastruktur rel lainnya hampir mustahil. Selain itu juga, setiap monorel membutuhkan membutuhkan waktu pembuatan yang usang dan biaya yang mahal. Monorel yang terkenal dapat ditemukan di Kuala Lumpur, Sydney, Osaka, Tokyo dan di banyak taman hiburan dan bandara; Kereta gantung lainnya ada di Memphis, Dresden dan Dortmund.
 Apakah pembaca sekalian tertarik untuk mencoba Schwebebahn Wuppertaler.Dan jika anda pergi ke Jerman silahkan berkunjung ke kota Wupertal. Dengan tarif sekitar EUR 1,82 atau sekitar Rp 25.000. Kereta ini bisa mengangkut 75.000 orang setiap harinya dan mempunyai masa perawatan secara periodik untuk keamanan.
Sekian artikel perihal Teknologi Kereta Api Gantung Schwebebahn Wuppertaler Di Jerman. yang mampu teknologi997 dapat sajikan terimakasih bagi pembaca sekalian telah berjunjung dan semoga bermanfaat bagi kita semua sekian dan terimakasi