Nasa Ciptakan Sensor Pendeteksi Sampah Antariksa


Kali ini teknologi997akan sharing artikel ihwal NASA Ciptakan Sensor Pendeteksi Sampah Antariksa.
Selamat pagi siang sore dan malam pembaca sekalian agar kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam naungan-NYA, amin-min ya Rabbal ‘alamain. Berikut yaitu ulasannya :

California, Seperti yang kita semua ketahui Sampah-sampah yang melayang di luar angkasa ukurannya sangat kecil apabila kita amati dari bumi dengan mata telanjang, sehingga sangat sulit untuk di amati.
Karena itulah, NASA menggandeng paerusahaan Antariksa milik Elon Musk,SpaceX, untuk membuatkan sensor terbaru yang bisa mendeteksi puing-puing sampah di Antariksa. Dan sensor tersebut telah di kirimkan ke luar angkasa pada 4 Desember 2017.
Sensor tersebut berjulukan Space Debris Sensor (SDS) ini bertugas untuk mencari objek yang ukurannyapun bahkan bisa sekecil debu,mirip noda cat dan penggalan lain yang bersifat destruktif.
Sebagai mana yang di lasir dari Sciense Mag pada selasa (12/12/2017), Sensor tersebut mampu membantu angkatan udara AS (USAF) untuk melacak sampah luar angkasa yang berukuran besar. Namun USAF sendiri tidak bisa mendeteksi ukuran sampah yang berukuran kecil karna masih ada keterbatasan instrument. Sejauh ini tercatat 23.000 objek mikro yang sulit di deteksi. Oleh karna itu lah SDS ini sangat di butuhkan.

Cara Kerja Sensor 

Kaprikornus, saat puing bergerak dan menghantam jala,Mereka akan menyentuk kabel dan akan membuat sensor yang akan di hitung gesekannya oleh sensor.Pada tahap ini sensor akan menghitung kecepatan dan benturan puing yang terbang.

Canggihnya lagi,sensor juga mempunyai kemampuan untuk mendeteksi asal puing-puing. Misalnya, sensor bisa menebak objek berbentuk elips yaitu yaitu objek objek meteoroid, sedangkan objek melingkar yakni objek yaitu merupakan objek yang merupakan puing dari satelit buatan insan. SDS juga bisamengukur kecepatan microdebis atau puing yang mikro atau dengan ukuran yang lebih kecil. Ia bahkan bisa dengan akurat untuk mendeteksi objek yang lebih kecil dengan satuan milimeter.

Direktur dari SDS inipun menjelaskan bahwa puing dengan ukuran yang lebih kecil ini juga lebih berbahaya daripada puing-puing yang berukuran besar.Stasiun luar angkasa dikala ini tinggi orbitnya gres 400 kilometer. Diharapkan jika SDS berhasil, nantinya akan mampu mendeteksi puing di sekitar bumi di ketinggian 700-1.000 kilometer

Itulah artikel wacana NASA yang menciptakan Sensor pendeteksi sampah luar angkasa.Semoga artikel di atas sanggup bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.
Apabila ada kesalahan dalam menyampaikan ataupun penulisa saya mohon maaf.
Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini,jangan lupa juga ya untuk membaca artikel lainnya.
Sekian dan terimakasih.
Wassalam 



Tag: